Haru Campur Duka: Batu Nisan Diserahkan untuk Dua Korban Longsor Cisarua yang Teridentifikasi



Swara Eksklusif

Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.


Suasana haru menyelimuti prosesi penyerahan batu nisan bagi dua jenazah korban bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (5/3/2026). Penyerahan yang dilakukan oleh pihak kepolisian dan tim gabungan ini menjadi momen penghormatan terakhir bagi korban yang telah teridentifikasi melalui proses forensik yang panjang.


Kedua korban yang dipastikan identitasnya adalah Tiara Anisa (18 tahun) dan Icah (46 tahun), warga Kampung Babakan RT 005/011, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Keduanya menjadi bagian dari korban longsor yang melanda kawasan rawan bencana tersebut beberapa waktu lalu.


BACA JUGA : 

Datang ke Sekolah, Kasat Binmas Polres Ciamis Beri Pembinaan ke Siswa SMKN 1 Kawali


Polda Jabar Beri Pengamanan Sepak Bola BRI Super League Antara Persib Bandung VS Persebaya Dengan Humanis


Identifikasi Forensik Pastikan Identitas Korban


Kepastian identitas kedua korban diperoleh setelah Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat melakukan serangkaian pemeriksaan ilmiah. Berdasarkan hasil rekonsiliasi dan uji DNA, ditemukan kecocokan antara data post mortem dan ante mortem yang sebelumnya dikumpulkan dari keluarga.


- Tiara Anisa (18 tahun), lahir di Bandung Barat, 26 November 2008, teridentifikasi dari kantong jenazah nomor PM/062/022/DVI-CSR/063-BP dan PM/062/022/DVI-CSR/064-BP setelah DNA-nya cocok dengan data ante mortem nomor 073.

- Icah (46 tahun), lahir di Bandung, 7 Agustus 1980, teridentifikasi dari kantong jenazah nomor PM/062/022/DVI-CSR/080-BP dengan kecocokan DNA pada data ante mortem nomor 022.


Keduanya beralamat sama di Kampung Babakan, menjadi bukti bahwa bencana longsor kali ini menghantam permukiman padat penduduk di wilayah rawan bencana.


Penyerahan Batu Nisan: Bentuk Tanggung Jawab Negara


Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa penyerahan batu nisan ini merupakan bagian dari rangkaian penanganan pascabencana yang tidak hanya berhenti pada proses evakuasi.


"Kami hadir untuk memastikan bahwa para korban mendapatkan penghormatan terakhir yang layak. Batu nisan ini menjadi penanda makam yang sesuai dengan identitas resmi hasil pemeriksaan forensik. Ini adalah bentuk tanggung jawab negara kepada keluarga korban," ujar Hendra di lokasi.


Prosesi penyerahan berlangsung haru. Kehadiran keluarga di tengah duka yang mendalam menjadi pengingat akan beratnya kehilangan yang mereka alami. Namun, kepastian identitas setidaknya menjadi titik terang di tengah kabut duka yang menyelimuti.


Proses Ilmiah untuk Kepastian Hukum dan Ketenangan Keluarga


Tim DVI bekerja secara profesional dengan menggabungkan data primer dan sekunder dari keluarga serta hasil autopsi dan pemeriksaan DNA. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keakuratan data sebelum jenazah diserahkan dan dimakamkan secara layak.


"Proses identifikasi korban bencana tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Harus ada kepastian ilmiah agar keluarga menerima jenazah yang tepat. Ini juga untuk menghindari kesalahan identifikasi yang justru akan menambah trauma," jelas salah satu anggota tim DVI di lokasi.


Dengan diserahkannya batu nisan tersebut, diharapkan keluarga korban dapat memperoleh ketenangan dan kepastian. Pemerintah bersama unsur terkait juga terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat kondisi cuaca dan kontur tanah di Kecamatan Cisarua yang masih rawan longsor.


Longsor Cisarua: Pengingat Akan Pentingnya Mitigasi Bencana


Bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menjadi peringatan keras bagi semua pihak. Wilayah dengan kontur perbukitan dan pemukiman padat seperti Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, masuk dalam kategori rawan bencana.


Pemerintah daerah bersama BPBD dan unsur terkait terus melakukan pemetaan ulang wilayah rawan, serta mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi.


(Sumber : Bidhumas Polda Jabar)


Swara Eksklusif turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya para korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.(Red)











Ikuti terus perkembangan bencana dan penanganannya hanya di Swara Eksklusif.









© 2026 Swara Ekslusif - All Rights Reserved.

Lebih baru Lebih lama