Ciamis, Jawa Barat.
Kolaborasi harmonis antara aparat, ulama, dan pelaku usaha mewarnai kegiatan “Jumat Keliling” (Jumling) yang digelar oleh Satuan Brimob Polda Jawa Barat, Jumat (09/01/2026). Kali ini, Batalyon D Pelopor mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Huda, menebar kesejukan dan mempererat jalinan sinergi dengan masyarakat.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Danton 1 Kompi 3 Batalyon D Pelopor, IPDA Teguh Gunawan Soleh ini diikuti oleh 17 personel berseragam lengkap. Kehadiran korps baret biru ini bukan untuk menggentarkan, melainkan untuk “menjemput berkah” dan membangun kedekatan dengan tokoh agama serta warga.
BACA JUGA :
Sinergi Tiga Pilar: Aparat, Ulama, dan Pengusaha
Yang membuat Jumling edisi kali ini istimewa adalah keterlibatan H. Wahyu, seorang tokoh masyarakat dan pemilik usaha Durian Kujang yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial di Ciamis. Kehadirannya bersama personel Brimob menciptakan panorama langka: aparat keamanan, pengusaha, dan para santri duduk bersimpuh bersama, membaur tanpa sekat dalam kekhusyukan salat Jumat dan doa bersama.
“Kami hadir di sini untuk menjemput doa dan keberkahan, sekaligus memastikan situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di wilayah hukum Polda Jabar, khususnya Ciamis, tetap kondusif. Melalui silaturahmi ke Ponpes Miftahul Huda ini, kami berharap sinergi antara Polri dan ulama semakin kokoh,” jelas IPDA Teguh usai menunaikan ibadah.
Sambutan Hangat, Kesan Mendalam
Suasana di masjid pesantren tampak penuh sesak namun khidmat. Para personel Brimob mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan tertib. Salah seorang pengurus ponpes menyatakan, kehadiran SatBrimob tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi teladan dan motivasi bagi para santri.
“Melihat langsung abdi negara yang religius dan rendah hati, dekat dengan kami, itu sangat menyentuh. Ini membuktikan bahwa Brimob adalah sahabat masyarakat,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari H. Wahyu. Ia menilai kolaborasi semacam ini adalah kunci kemajuan daerah. “Ini kolaborasi yang luar biasa. Saat aparat, pengusaha, dan ulama bersatu, insya Allah keberkahan akan turun untuk wilayah kita,” ungkapnya.
Kegiatan Jumling ditutup dengan ramah tamah dan diskusi ringan seputar kondisi terkini di lingkungan setempat. Inisiatif humanis Batalyon D Pelopor ini diharapkan dapat terus berlanjut dan diikuti oleh satuan lain, membuktikan bahwa pendekatan persuasif dan dari hati ke hati adalah fondasi terkuat dalam menjaga keamanan dan kerukunan bangsa.
Penulis : Acep Febri
Editor : Redaksi Swara ekslusif
Swara Ekslusif adalah portal berita independen yang fokus pada penyajian informasi, tips, isu-isu hukum, politik, dan pemerintahan di Indonesia.
© 2026 SwaraEkslusif.com - All Rights Reserved.
