Tasikmalaya, Jawa Barat.
Sanggar Dewa Motekar Kota Tasikmalaya kembali akan mengukir prestasi di kancah internasional. Sanggar yang telah malang melintang di berbagai ajang kesenian ini mendapat undangan khusus dari Kerajaan Thailand untuk mengikuti Festival Cultural Exchange Internasional di Thailand pada 2-8 Februari 2026. Ini menjadi kali kelima sanggar tersebut tampil di negara Gajah Putih.
Sanggar akan membawa 11 talenta muda yang terdiri dari pelajar SMP, SMA, dan mahasiswa. Mereka akan berperan sebagai penari dan model dalam berbagai sesi pertunjukan dan perlombaan seni di ajang yang diikuti oleh sekitar 30 negara ini. Pertunjukan akan digelar di beberapa lokasi bergengsi, termasuk Rajabhat University, sekolah internasional, dan sejumlah panggung budaya lainnya di lingkungan Kerajaan Thailand.
BACA JUGA :
Angin Kencang di Ciamis Merupakan Fenomena Musiman, BMKG Jelaskan Penyebabnya
"Kami akan menampilkan fashion adat Sunda Mojang dan Jajaka, serta tarian tradisional seperti Kaladaru, Jaipong Jaratuda, dan Tari Salman," jelas Pimpinan Sanggar Dewa Motekar, Chris Novika Supardi, M.Pd., Selasa (27/01/2026).
Untuk mendukung penampilan, sanggar tidak hanya membawa pelatih, tetapi juga penerjemah. Keberangkatan delegasi direncanakan pada 30 Januari 2026. Dengan adanya dukungan dari beberapa pihak termasuk Disporabudpar, Wakil wali kota, dan beberapa pihak lainnya menunjukkan komitmen tinggi untuk membawa misi budaya.
Wakil Walikota Tasikmalaya, Diky Candra, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya. "Mereka membawa harum nama Kota Tasikmalaya di dunia internasional," ujarnya.
BACA JUGA :
DANDPIM BARU LETKOL CZI IMVAN IBRAHIM TEGASKAN SEMANGAT PRIMA DI MAKODIM 0612/TASIKMALAYA
Kebanggaan serupa disampaikan oleh perwakilan orang tua peserta. Ummi, orang tua dari Dhifaaf Tanisha NH salah satu siswi Kelas 7i SMPN 4 Tasikmalaya yang tergabung dalam sanggar, menyatakan rasa syukur dan bangganya.
"Sebagai perwakilan orang tua, saya merasa bersyukur sekaligus bangga dengan keikutsertaan ini. Dhifaaf sebagai salah satu yang bisa mewakili kota Tasik dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional melalui kebudayaan, khususnya kesenian tari Jaipong," ungkap Ummi kepada swara ekslusif dengan penuh haru.
"Tidak lupa, terima kasih sebesar-besarnya kepada Sanggar Dewa Motekar dan semua pihak yang sudah mendukung, termasuk Pemerintah Kota Tasikmalaya. Semangat ini sungguh luar biasa." Tambahnya.
Keikutsertaan Sanggar Dewa Motekar ini menjadi bukti nyata bahwa semangat melestarikan dan mempromosikan budaya lokal, khususnya Sunda, tidak pernah padam. Dengan dedikasi tinggi, mereka siap menjadi duta budaya yang mengharumkan nama Tasikmalaya dan Indonesia di mata dunia. Seluruh masyarakat pun turut mendoakan dan menyemangati perjalanan budaya mereka.
(Asep Lodra)
Swara Ekslusif adalah portal berita independen yang fokus pada penyajian seputar informasi, tips, isu-isu hukum, politik, Kesehatan, Pendidikan, pemerintahan dan lain-lain di Indonesia.
© 2026 Swara Ekslusif - All Rights Reserved.


