BANDUNG, Jawa Barat.
Swaraekslusif.com
Sebagai upaya konkret memperkuat pilar kerukunan dan toleransi, Pengurus Wilayah (PW) Pergerakan Mahasiswa Moderasi Beragama dan Bela Negara (PMMBN) Jawa Barat melaksanakan audiensi strategis bersama Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat dan Kelompok Kerukunan Umat Beragama (KUB) Jawa Barat. Pertemuan ini menandai komitmen trilogis antara pemuda, pemerintah, dan tokoh agama dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama di tengah masyarakat.
Ketua PW PMMBN Jawa Barat terpilih, Muhammad Dhaffa Alfarizi, menegaskan bahwa audiensi ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah operasional awal membangun kolaborasi yang berkelanjutan.
“PMMBN hadir sebagai mitra strategis dalam memperkuat moderasi beragama di kalangan mahasiswa dan generasi muda. Sinergi dengan Kanwil Kemenag dan KUB Jawa Barat menjadi ikhtiar bersama untuk menjaga harmoni, toleransi, serta persatuan dalam keberagaman,”tegas Dhaffa dalam sambutannya di Bandung, Senin (19/1/2026).
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya berkomitmen untuk mentransformasi nilai-nilai moderasi menjadi aksi nyata.
“Kami berharap audiensi ini menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan yang mampu melahirkan kegiatan konstruktif dan responsif terhadap tantangan keberagaman di Jawa Barat. Komitmen kami adalah menghadirkan program-program edukatif dan gerakan yang berdampak langsung di masyarakat,”tambahnya.
BACA JUGA :
Membangun Jembatan Antara Generasi, Agama, dan Negara
Audiensi ini difokuskan pada penjajagan program kolaboratif yang melibatkan tiga pilar utama : kekuatan ideologi pemuda melalui PMMBN, otoritas kebijakan dan pembinaan keagamaan dari Kemenag, serta kearifan dan jaringan sosial yang dimiliki oleh KUB Jawa Barat.
Rencananya, kolaborasi akan diwujudkan dalam bentuk sejumlah inisiatif, seperti:
1. “Moderasi Goes to Campus”: Roadshow dan workshop intensif di kampus-kampus seluruh Jawa Barat untuk membangun pemahaman agama yang inklusif dan menangkal paham radikal.
2. “Dialogue of Faiths”: Forum rutin dialog antarmuda lintas agama yang difasilitasi oleh tokoh-tokoh KUB, menciptakan ruang saling mengenal dan menghargai.
3. “Aksi Moderasi Sosial”: Program pengabdian masyarakat bersama yang mengedepankan prinsip kerukunan, seperti bakti sosial lintas iman dan pembangunan fasilitas umum yang dapat dinikmati semua warga.
Melalui skema kemitraan ini, diharapkan nilai-nilai moderasi tidak hanya menjadi wacana, tetapi juga praktik hidup sehari-hari yang dijiwai oleh generasi muda.
Respons Positif dari Kemenag dan KUB Jawa Barat
Perwakilan dari Kanwil Kemenag Jawa Barat menyambut baik inisiatif PMMBN ini. Ditekankan bahwa peran aktif generasi muda sebagai agen perdamaian dan pemersatu sangat dibutuhkan dalam menghadapi dinamika sosial keagamaan yang semakin kompleks.
“Pemuda adalah ujung tombak. Sinergi seperti ini memperkuat lini terdepan kita dalam memelihara kerukunan. Kemenag siap mendukung penuh program-program inovatif yang digagas bersama,”ujar salah satu perwakilan senior Kanwil Kemenag Jabar.
Sementara itu, perwakilan KUB Jawa Barat mengapresiasi langkah proaktif PMMBN. Dikatakan bahwa keterlibatan mahasiswa akan memberikan napas dan perspektif baru dalam kerja-kerja kerukunan yang selama ini telah dibangun.
“Kami melihat semangat yang luar biasa. Kolaborasi ini seperti menyatukan hikmat dari para senior dengan energi dan kreativitas anak muda. Ini kombinasi yang powerful untuk merawat kebhinekaan Jawa Barat,”tutur seorang sesepuh KUB Jawa Barat.
Menuju Masyarakat Jawa Barat yang Berkeadaban
Melalui audiensi pembuka ini, PW PMMBN Jawa Barat berharap dapat membangun kerangka kerja sama yang solid dan terukur. Tujuannya jelas : mewujudkan kehidupan beragama di Jawa Barat yang moderat, inklusif, dan berkeadaban, di mana perbedaan tidak menjadi pemecah, melainkan penguat jati diri bangsa.
“Ini baru langkah pertama. Ke depan, kami akan segera menyusun action plan konkret bersama. Impian besarnya, Jawa Barat menjadi contoh nyata provinsi yang maju, toleran, dan berlandaskan moderasi beragama,”pungkas Muhammad Dhaffa Alfarizi menutup pertemuan.
Kontributor : M.Fariz/Betok
Editor : Redaksi
Swara Ekslusif adalah portal berita independen yang fokus pada penyajian seputar informasi, tips, isu-isu hukum, politik, Kesehatan, Pendidikan, pemerintahan dan lain-lain di Indonesia.
© 2026 Swara Ekslusif - All Rights Reserved.

