PMMBN Jawa Barat Gelar Diskusi Panel dan Buka Bersama, Bahas Moderasi dan Bela Negara untuk Peradaban dan Kemanusiaan



Cirebon, Jawa Barat.

Swara Ekslusif


Pengurus Wilayah Pergerakan Mahasiswa Moderasi Beragama dan Bela Negara (PMMBN) Jawa Barat menggelar acara Diskusi Panel dan Buka Bersama pada Rabu, 11 Maret 2026, di gedung sekretariat DPD KNPI kota Cirebon. Kegiatan yang mengusung tema "Moderasi dan Bela Negara untuk Peradaban dan Kemanusiaan" ini menjadi ruang dialog strategis bagi para pemuda, akademisi, tokoh agama, dan unsur pemerintah dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah tantangan zaman.


Acara yang berlangsung sejak sore hingga menjelang berbuka puasa tersebut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dari Pemerintah Daerah Jawa Barat, Kodim 0614/Kota Cirebon, Polres Cirebon Kota, FKUB Kota Cirebon, serta berbagai organisasi kepemudaan dan mahasiswa.


Moderasi Beragama: Kunci Harmoni Sosial


Dalam diskusi panel yang digelar, para narasumber sepakat bahwa moderasi beragama menjadi fondasi utama dalam menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia yang majemuk. Pemateri dari ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kota Cirebon menegaskan bahwa sikap moderat dalam beragama bukan berarti melemahkan keyakinan, melainkan justru memperkuat toleransi dan penghormatan terhadap perbedaan.


"Indonesia dibangun di atas keberagaman. Moderasi beragama mengajarkan kita untuk tidak ekstrem dalam memahami ajaran agama, tetapi juga tidak abai terhadap nilai-nilai kebangsaan. Inilah yang disebut wasathiyah atau jalan tengah," ujar salah satu narasumber.


BACA JUGA : 

Breaking News: Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Resmi Ditahan KPK, Rp100 Miliar Lebih Aset Disita


Polri Bersama Para Jurnalis Bagi 1.500 Paket Takjil untuk Ojek Online dan Masyarakat


Bupati Ciamis Tekankan Kesiapsiagaan Jelang Idul Fitri 2026, Antisipasi Cuaca Ekstrem hingga Pengamanan Arus Mudik




Bela Negara dalam Perspektif Kemanusiaan


Sementara itu, narasumber dari unsur TNI dan kepolisian menyoroti pentingnya semangat bela negara di kalangan generasi muda. Mereka menekankan bahwa bela negara tidak selalu dimaknai sebagai angkat senjata, tetapi juga mencakup kontribusi nyata dalam menjaga persatuan, melawan hoaks, serta berperan aktif dalam pembangunan sosial dan kemanusiaan.


"Bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Saat ini, tantangannya bukan lagi invasi fisik, tetapi bagaimana kita menjaga ideologi Pancasila, melawan radikalisme, dan memperkuat toleransi," tegas perwakilan dari Kodim 0614.


Pemuda sebagai Agen Perdamaian


Ketua pelaksana kegiatan, Fariz Ramadan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PMMBN berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang diskusi yang konstruktif bagi generasi muda. Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dan garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa.


"Kami berharap melalui kegiatan ini, para pemuda dapat menjadi agen perdamaian dan mampu berperan aktif dalam menjaga keutuhan bangsa dengan mengedepankan nilai moderasi dan kemanusiaan. Jangan sampai perbedaan justru menjadi sumber perpecahan, tetapi jadikan kekayaan untuk saling memperkuat," ujar Fariz Ramadan.


Ia juga menambahkan bahwa antusiasme peserta yang hadir melebihi target awal menjadi indikator bahwa isu moderasi dan bela negara masih relevan dan penting untuk terus didiskusikan.


Suasana Penuh Kehangatan


Diskusi yang berlangsung selama dua jam tersebut berjalan dinamis dengan sesi tanya jawab yang interaktif. Para peserta, yang sebagian besar adalah mahasiswa dari berbagai kampus di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan), aktif melontarkan pertanyaan dan pandangan terkait implementasi moderasi beragama di kehidupan kampus dan masyarakat.


Puncak acara ditandai dengan buka puasa bersama yang diikuti seluruh tamu undangan, panitia, dan peserta. Momen ini menjadi ajang silaturahmi yang hangat, mempererat hubungan antar elemen masyarakat yang hadir. Suasana kebersamaan semakin terasa saat azan Magrib berkumandang, semua yang hadir berbuka dengan hidangan sederhana namun penuh makna.


Komitmen PMMBN ke Depan


Melalui kegiatan ini, Dhafa Alfarizi selaku ketua PW PMMBN Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang moderat, berwawasan kebangsaan, dan memiliki kepedulian terhadap isu-isu kemanusiaan. Ke depan, organisasi ini berencana menggelar serangkaian kegiatan serupa di berbagai daerah di Jawa Barat, termasuk pelatihan kepemimpinan dan forum diskusi rutin.


"Kami ingin PMMBN menjadi wadah yang tidak hanya berbicara, tetapi juga bergerak. Diskusi ini adalah awal, selanjutnya akan ada aksi nyata yang melibatkan pemuda dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan," pungkas Dhafa Alfarizi.


Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan lahir generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang dalam bersikap, menjunjung tinggi toleransi, serta siap membela negara dengan cara-cara yang sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan dan peradaban. 



Reporter : M. Fariz

Editor : Redaksi



















Swara Ekslusif adalah portal berita independen yang fokus pada penyajian seputar informasi, tips, isu-isu hukum, politik, Kesehatan, Pendidikan, pemerintahan dan lain-lain di Indonesia.












© 2026 Swara Ekslusif - All Rights Reserved.

Lebih baru Lebih lama